skip to Main Content
Tips Menyimpan Barang Di Gudang Agar Tetap Aman Dan Tertata

Tips Menyimpan Barang di Gudang agar Tetap Aman dan Tertata

Menyimpan barang di gudang merupakan langkah penting dalam kegiatan logistik, distribusi, maupun bisnis e-commerce. Gudang berfungsi bukan hanya sebagai tempat penyimpanan, tetapi juga pusat kontrol persediaan yang menentukan efisiensi operasional perusahaan. Namun, banyak gudang yang tidak dikelola dengan benar sehingga menyebabkan barang rusak, hilang, atau sulit ditemukan saat dibutuhkan.

Agar hal tersebut tidak terjadi, berikut ini adalah tips menyimpan barang di gudang agar tetap aman, rapi, dan tertata secara profesional.

1. Klasifikasikan Barang Berdasarkan Jenis, Ukuran, dan Frekuensi Penggunaan

Langkah pertama dalam pengelolaan gudang adalah membuat klasifikasi barang yang jelas. Pisahkan barang berdasarkan jenis (bahan baku, barang jadi, spare part, dll), ukuran, berat, serta frekuensi penggunaannya.
Barang dengan ukuran besar dan berat sebaiknya diletakkan di rak bawah, sementara barang kecil dan ringan dapat disimpan di rak atas.

Selain itu, buat zona penyimpanan berdasarkan rotasi barang:

  • Fast moving goods (barang yang cepat keluar-masuk) ditempatkan dekat area loading/unloading agar mudah dijangkau.
  • Slow moving goods (barang yang jarang keluar) bisa disimpan di bagian belakang atau area yang jarang dilalui.

Dengan sistem ini, alur pergerakan di gudang menjadi lebih efisien, dan risiko kesalahan atau kerusakan barang dapat diminimalkan.

2. Gunakan Rak dan Palet yang Sesuai Standar

Pemilihan rak dan palet yang tepat berpengaruh besar terhadap keamanan serta kerapian barang.
Gunakan rak besi bertingkat atau rak heavy duty untuk barang dengan bobot sedang hingga berat. Sementara untuk barang ringan, rak wire mesh atau rak modular bisa menjadi pilihan yang lebih fleksibel.

Manfaatkan palet kayu atau plastik sebagai alas agar barang tidak bersentuhan langsung dengan lantai. Palet juga memudahkan proses pemindahan barang menggunakan forklift atau hand pallet.

Tips tambahan:

  • Pastikan setiap rak memiliki kapasitas beban maksimal yang jelas.
  • Hindari menumpuk barang terlalu tinggi tanpa pengaman.
  • Gunakan sistem FIFO (First In, First Out) untuk barang yang memiliki masa kedaluwarsa.

Rak dan palet yang sesuai standar tidak hanya memudahkan penyimpanan, tetapi juga meningkatkan keamanan dan efisiensi ruang gudang.

3. Terapkan Sistem Label dan Kode Barang yang Terstandar

Sistem label adalah kunci agar gudang tetap tertata dan mudah dikelola. Gunakan kode barang, barcode, atau QR code yang dapat dibaca oleh sistem komputerisasi.
Setiap barang sebaiknya memiliki label berisi:

  • Nama barang
  • Nomor atau kode unik
  • Tanggal masuk gudang
  • Lokasi penyimpanan

Dengan sistem pelabelan yang baik, staf gudang tidak perlu mencari barang secara manual. Semua bisa dilacak dengan cepat melalui Warehouse Management System (WMS) atau aplikasi stok gudang.

Selain itu, pastikan label dibuat dengan bahan tahan air dan mudah dibaca. Hindari tulisan tangan yang tidak konsisten, karena dapat memicu kesalahan pencatatan atau kehilangan barang.

Baca juga: Jenis dan Peruntukan Sewa Pergudangan

4. Perhatikan Keamanan, Ventilasi, dan Kebersihan Gudang

Keamanan dan kebersihan gudang adalah faktor penting yang sering diabaikan. Gudang yang kotor, lembap, atau gelap dapat menyebabkan kerusakan barang serta menurunkan produktivitas pekerja.

Beberapa hal penting untuk menjaga keamanan dan kebersihan gudang:

  • Sediakan alat pemadam api ringan (APAR) di setiap area strategis.
  • Pastikan sistem ventilasi dan pencahayaan berfungsi baik agar gudang tidak pengap.
  • Lakukan penyemprotan anti-hama dan pembersihan rutin agar barang bebas dari debu, tikus, atau serangga.
  • Gunakan kamera CCTV dan sistem alarm untuk mencegah pencurian atau akses tidak sah.

Kebersihan dan keamanan gudang bukan hanya menjaga barang tetap utuh, tapi juga memberikan rasa aman bagi karyawan dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.

5. Gunakan Sistem Manajemen Gudang (Warehouse Management System)

Seiring meningkatnya jumlah barang yang disimpan, pengelolaan manual sudah tidak lagi efisien. Solusinya adalah menggunakan Warehouse Management System (WMS), yaitu sistem digital untuk mencatat, melacak, dan mengelola seluruh aktivitas di gudang.

Keuntungan menggunakan WMS:

  • Memantau stok secara real-time.
  • Mencegah human error dalam pencatatan.
  • Mengoptimalkan penggunaan ruang penyimpanan.
  • Menyediakan laporan otomatis untuk pengambilan keputusan.

Bagi perusahaan skala menengah hingga besar, penggunaan WMS bukan lagi opsi, tetapi kebutuhan utama agar proses operasional pergudangan lebih cepat, akurat, dan efisien.

6. Pastikan Area Gudang Aman dari Risiko Kerusakan Lingkungan

Barang yang disimpan di gudang rentan terhadap faktor eksternal seperti suhu, kelembapan, air, atau cahaya matahari langsung. Oleh karena itu, pastikan gudang memiliki kontrol lingkungan yang memadai.

Tips penting:

  • Hindari menyimpan barang dekat pipa air atau jendela terbuka.
  • Gunakan rak tahan lembap untuk barang elektronik atau bahan sensitif.
  • Jika menyimpan bahan kimia, pisahkan di area dengan ventilasi khusus.
  • Pasang sensor suhu dan kelembapan untuk memantau kondisi gudang.

Untuk gudang besar, pertimbangkan penggunaan air curtain dan pendingin ruangan industri agar stabilitas suhu tetap terjaga dan barang tidak cepat rusak.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Sewa Gudang

7. Buat Jadwal Pengecekan Stok Secara Berkala

Pengecekan stok atau stock opname adalah aktivitas rutin yang sangat penting dalam menjaga akurasi data gudang. Lakukan pemeriksaan minimal sebulan sekali, dan pastikan setiap hasil pencatatan dicocokkan dengan sistem.

Manfaat stock opname berkala:

  • Mengetahui kondisi barang apakah masih layak simpan.
  • Mengidentifikasi selisih antara data dan stok fisik.
  • Menemukan barang yang rusak atau kedaluwarsa.
  • Menjamin keakuratan laporan persediaan.

Dengan sistem pengecekan yang disiplin, Anda bisa memastikan setiap barang di gudang dalam kondisi baik dan data selalu akurat.

Kesimpulan

Menyimpan barang di gudang dengan aman dan tertata membutuhkan perencanaan, sistem, dan kedisiplinan. Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, mulai dari klasifikasi, penggunaan rak yang sesuai, sistem label, hingga penerapan WMS. Dengan demikian Anda dapat mengelola gudang secara efisien dan profesional.

Gudang yang teratur bukan hanya mempermudah proses operasional, tetapi juga membantu perusahaan menghemat waktu, biaya, dan mencegah kerugian akibat kerusakan atau kehilangan barang.

Bila Anda membutuhkan solusi jasa sewa gudang profesional dengan sistem manajemen modern, ATS Indonesia siap membantu. Kami menyediakan layanan pergudangan lengkap dengan area penyimpanan luas, aman, bersih, serta terhubung langsung dengan armada transportasi logistik terpercaya.

 

 

 

Artikel Menarik Lainnya: