skip to Main Content
Cara Menentukan Kapasitas Gudang Untuk Bisnis Anda

Cara Menentukan Kapasitas Gudang untuk Bisnis Anda

Menentukan kapasitas gudang adalah langkah penting dalam pengelolaan logistik perusahaan. Banyak bisnis mengalami kerugian karena salah menghitung kebutuhan ruang penyimpanan mulai dari stok menumpuk, barang rusak, proses picking lambat, hingga biaya sewa gudang yang terlalu besar. Dengan perhitungan kapasitas yang tepat, Anda bisa mengoptimalkan biaya, meningkatkan efisiensi distribusi, serta memastikan barang tersimpan rapi dan mudah dikelola

Apa Itu Kapasitas Gudang?

Kapasitas gudang adalah kemampuan sebuah gudang untuk menampung barang dalam jumlah dan volume tertentu berdasarkan ruang penyimpanan yang tersedia. Kapasitas tidak hanya ditentukan oleh luas lantai, tetapi juga oleh tata letak, penggunaan rak, tinggi ruang, dan efisiensi penyimpanan.

Secara umum, kapasitas gudang terbagi menjadi tiga jenis:

  1. Kapasitas Fisik: Total ruang yang tersedia dalam gudang (m² / m³).
  2. Kapasitas Efektif: Ruang yang benar-benar dapat digunakan setelah dikurangi area non-penyimpanan seperti kantor, jalan forklift, area receiving, dan loading dock.
  3. Kapasitas Operasional: Kapasitas riil yang bisa dicapai berdasarkan efisiensi proses, teknologi yang digunakan, serta rotasi barang.

Faktor-Faktor yang Menentukan Kapasitas Gudang

Agar perhitungan lebih akurat, pertimbangkan elemen berikut:

1. Jenis Barang

  • Barang pecah belah butuh ruang aman
  • Barang curah berbeda dengan barang pallet
  • Barang elektronik butuh area kering dan aman

2. Volume & Dimensi Barang

Setiap SKU memiliki ukuran yang berbeda. Ini menentukan berapa banyak barang yang bisa ditumpuk dalam satu pallet atau rak.

3. Sistem Penyimpanan

  • Pallet racking system (selective, double deep, push back)
  • Shelving untuk barang kecil
  • Bulk storage untuk barang besar

4. Layout Gudang

Layout umum dalam pergudangan:

  • U-Shape: paling efisien untuk inbound & outbound
  • I-Shape: cocok untuk alur linear
  • L-Shape: fleksibel untuk pengembangan bertahap

5. Perputaran Barang (Turnover Rate)

Semakin cepat barang bergerak, semakin kecil ruang stok yang dibutuhkan.

Rumus Menghitung Kapasitas Gudang

Untuk memudahkan, gunakan pendekatan dasar berikut:

Kapasitas Penyimpanan (m³) = Luas Area Penyimpanan (m²) × Tinggi Penyimpanan (m)

Namun untuk mendapatkan kapasitas efektif:

Kapasitas Efektif = Kapasitas Penyimpanan × Efisiensi Penggunaan Ruang

Rata-rata efisiensi penggunaan ruang gudang ideal adalah 60%–70%.

Contoh Perhitungan Kapasitas

Studi Kasus 1 – Toko Online UMKM

  • Luas gudang: 200 m²
  • Tinggi rak: 3 meter
  • Efisiensi ruang: 65%
200 × 3 = 600
600 × 65% = 390 m³

Kapastitas efektif gudang: 390 m³

Jika satu produk memiliki volume 0,05 m³, maka kapasitas maksimum:

390 / 0,05 = 7.800 unit

Artinya gudang mampu menyimpan 7.800 unit barang.

Studi Kasus 2 – Importir Barang Besar

  • Luas gudang: 500 m²
  • Tinggi pallet racking: 5 meter
  • Efisiensi ruang: 70%
500 × 5 = 2.500
2.500 × 70% = 1.750 m³

Jika satu pallet berukuran 1,2 m³:

1.750 / 1,2 ≈ 1.458 pallet

Gudang dapat menampung ±1.458 pallet.

Cara Memaksimalkan Kapasitas Gudang

Gunakan teknik berikut agar kapasitas meningkat tanpa perlu pindah lokasi:

  1. Gunakan rak bertingkat untuk memanfaatkan tinggi bangunan
  2. Terapkan metode FIFO / FEFO untuk mengurangi dead stock
  3. Optimalkan layout agar forklift tidak macet
  4. Gunakan software Warehouse Management System (WMS) untuk tracking stok dan slotting barang
  5. Kurangi area penyimpanan kosong atau deadzon

Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Menentukan Kapasitas Gudang

  1. Menganggap luas lantai = kapasitas
  2. Tidak menghitung volume barang
  3. Tidak mempertimbangkan pertumbuhan bisnis
  4. Menyimpan barang tanpa sistem kategorisasi
  5. Tidak menghitung kebutuhan equipment (forklift, pallet, rack)

Kapan Harus Menambah Kapasitas Gudang?

Anda harus mempertimbangkan ekspansi ketika:

  • Picking order mulai lambat
  • Barang mulai menumpuk di koridor
  • Turnover stok meningkat drastis
  • Anda menambah SKU atau lini produk baru
  • Biaya overtime staf meningkat

Hitung ROI sebelum menambah gudang atau membangun fasilitas baru.

Kesimpulan

Menentukan kapasitas gudang bukan sekadar menghitung luas lantai, tetapi melibatkan perhitungan volume, jenis barang, efisiensi ruang, dan proses operasional. Perhitungan yang tepat akan membantu bisnis Anda mengoptimalkan penyimpanan, menekan biaya, dan mempercepat distribusi barang.

Jika Anda membutuhkan solusi pergudangan untuk penyimpanan barang yang profesional dan terintegrasi, ATS Indonesia siap membantu. Kami menyediakan layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis Anda, mulai dari konsultasi hingga implementasi.

Artikel Menarik Lainnya: